Tata Cara dan Ketentuan Melakukan Tayammum | Pelangi Blog

Tata Cara dan Ketentuan Melakukan Tayammum

Tayammum adalah mengusapkan debu yang suci pada wajah dan kedua tangan sebagai ganti wudlu atau mandi besar.

Tata Cara dan Ketentuan Melakukan Tayammum

PelangiBlog.Com – Ajaran islam tidaklah memberatkan bagi umatnya dalam melaksanakan ibadah tertentu, Allah SWT telah memberikan beberapa keringanan dalam melaksanakan ibadah tersebut jika memang dirasa berat. Salah satu bentuk keringanan tersebut adalah tayammum ketika tidak ada air untuk berwudlu.


PENGERTIAN TAYAMMUM
Tayammum menurut bahasa artinya al-qoshdu yakni menyengaja. Sedangkan menurut istilah artinya mengusapkan debu yang suci pada wajah dan kedua tangan sebagai ganti wudlu atau mandi besar dengan syarat-syarat yang ditentukan. Tayammum dilakukan karena tidak air yang bisa digunakan untuk melakukan wudlu atau mandi besar.


RUKUN-RUKUN TAYAMMUM
Adapun rukun dalam melakukan tayammum adalah sebagai berikut :

1. Niat
Niat tersebut harus diucapkan di dalam hati pada pertama kali mengusap wajah. Adapun niat bertayammum adalah sebagai berikut :

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Artinya :
“Aku niat bertayammum sebagai sahnya melakukan sholat fardlu karena Allah Ta’ala”

Niat tayammum boleh untuk melakukan sholat fardlu dan sholat sunnat atau salah satunya. Jika bertayammum dengan niat sholat fardlu maka boleh juga melaksanakan sholat sunnah. Tetapi ketika akan melakukan sholat fardlu lagi maka harus melakukan tayammum lagi karena tayammum hanya digunakan untuk sekali melakukan sholat fardlu.

Jika niat melakukan sholat sunnah maka tayammum boleh digunakan untuk beberapa kali sholat sunnat tetapi tidak boleh melaksanakan sholat fardlu, kecuali dengan memperbarui tayammum dengan niat sholat fardlu.

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمَا قَالَ : مِنْ السُّنَّةِ أَنْ لَا يُصَلِّيَ الرَّجُلُ بِالتَّيَمُّمِ إِلَّا صَلَاةً وَاحِدَةً ثُمَّ يَتَيَمَّمُ لِلصَّلَاةِ اَلْأُخْرَى - رَوَاهُ اَلدَّارَقُطْنِيُّ بِإِسْنَادٍ ضَعِيفٍ جِدًّا
Artinya :
“Ibnu Abbas Radliyallaahu 'anhu berkata: Termasuk sunnah Rasul SAW adalah seseorang tidak menunaikan shalat (fardlu) dengan tayammum kecuali hanya untuk sekali shalat (fardlu) saja kemudian dia bertayammum untuk shalat yang lain - Riwayat Daruquthni dengan sanad yang amat lemah”.

2. Mengusap Wajah 
Mengusap wajah dilakukan sebagnyak tiga kali pengusapan. Caranya sama seperti membasuh wajah ketika berwudlu. Setiap selesai mengusap wajah harus menepukkan tangan dan meniupnya agar debu yang telah digunakan dan menempel pada tangan hilang dan rontok.

3. Mengusap Kedua Tangan Sampai Siku 
Mengusapkan debu ke tangan dilakukan sebanyak satu kali pengusapan sampai siku-siku.


SUNNAH-SUNNAH TAYAMMUM

1. Membaca Basmallah
Sebelum melakukan tayamum, maka kita disunnahkan untuk membaca basmallah.

2. Mendahulukan Anggota Kanan
Mendahulukan anggota kanan dan mengakhirkan anggota kiri ketika mengusap kedua tangan

3. Menyegerakan Tiap-tiap Rukun
Artinya jarak waktu antara niat, mengusap wajah dan mengusap tangan berlangsung secara urut dan tanpa pemisah (nuli-nuli dalam bahasa jawa).


SYARAT-SYARAT TAYAMMUM

1. Adanya Udzur Sebab Bepergian Dan Sakit
Yang dimaksud udzur disini adalah sebab ia bertayammum yakni karena bepergian dan tidak menemukan air atau karena sakit.

2. Masuknya Waktu Sholat
Jika melakukan tayammum sebelum waktu sholat maka ketika masuk waktu sholat harus memperbarui tayammum karena bertayammum sebelum masuknya waktu sholat adalah tidak sah.

3. Mencari Air Terlebih Dahulu
Melakukan tayammum terlebih dahulu harus mencari air, baik berada dirumah maupun sedang bepergan. Sekiranya sudah memaksimalkan tenaga dalam mencari air dan tidak ditemukan air maka boleh bertayammum sebagai pengganti wudlu atau mandi besar. Tetapi jika tidak ada usaha untuk mencari air terlebih dahulu, maka tayammum yang dilakukan tidak sah kecuali karena sakit.

4. Ada Alasan Dalam Penggunaan Air
Maksudnya adalah misalkan seseorang mempunyai setimba air tetapi air tersebut digunakan untuk keperluan minum, maka boleh melakukan tayammum. Atau air tersebut digunakan untuk memberi minum kepada hewan peliharaan agar hewan tersebut tidak mati, maka boleh melakukan tayammum.  Atau seseorang dalam sebuah perjalanan, karena takut haus atau dahaga sehingga membuat tubuh lemas tak berdaya dan nantinya ia khawatir akan adanya binatang buas atau perampok, maka boleh bertayammum. Dan tentu saja hal ini dilakukan setelah mengalami kesulitan dalam mencari air.

5. Debu Yang Digunakan Harus Suci
Debu yang digunakan harus suci seperti debu pekat (tebal) pada dinding, debu kapur, dan debu dari penghacuran atap genting. Tetapi jika debu-debu tersebut tercampur dengan pasir atau tanah maka tidak sah untuk digunakan tayammum. Atau debu yang telah digunakan bertayammum maka tidak sah jika digunakan bertayammum lagi.


HAL-HAL YANG MEMBATALKAN TAYAMMUM

1. Segala yang membatalkan wudlu juga membatalkan tayammum
Artinya. setiap apapun yang bisa membatalkan wudlu, maka juga membatalkan tayammum, karena tayammum adalah pengganti wudlu.

2. Menemukan Air Sebelum Memasuki Waktu Sholat
Misalnya seseorang telah melakukan tayammum, tetapi sebelum melakukan sholat fardlu ternyata ia menemukan air, maka tayammumnya batal dan harus berwudlu kemudian melakukan sholat fardlu. Tetapi jika setelah melakukan sholat fardlu ternyata ia menemukan air, maka disini ada dua kasus. Kasus pertama, jika ia sedang dalam perjalanan atau musafir maka sholatnya tetap sah. Kasus kedua, jika ia berada dalam rumah atau bermukim, maka sholatnya menjadi batal dan harus berwudlu lalu sholat lagi. Hal itu dikarenakan masih panjangnya waktu sholat, tetapi jika tiba waktu sholat fardlu yang lain, maka sholat fardlu yang dilakukan sebelumnya dengan tayammum tetap sah.

3. Murtad
Yakni keluar dari agama islam, maka tayammumnya batal.

Sumber : Kitab Fatkhul Qorib Wal Mujib
Penulis : Syekh Muhammad bin Qosim Al-Ghozi.

Nama

Bisnis Online Blogging Doa-doa Elektronik Fiqih Gaming Inspirasi Internet Keluarga Kisah teladan Life Pekerjaan Pendidikan Relationship Religi Teknologi Tips Tutorial Blog
false
ltr
item
Pelangi Blog: Tata Cara dan Ketentuan Melakukan Tayammum
Tata Cara dan Ketentuan Melakukan Tayammum
Tayammum adalah mengusapkan debu yang suci pada wajah dan kedua tangan sebagai ganti wudlu atau mandi besar.
https://3.bp.blogspot.com/-HUI3YtyO66g/WEyqORXtNHI/AAAAAAAACnA/tSmXaiOYR_kn_hFvSvLx2kpsQZ3uOntfgCLcB/s640/Tata%2BCara%2Bdan%2BKetentuan%2BMelakukan%2BTayammum.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-HUI3YtyO66g/WEyqORXtNHI/AAAAAAAACnA/tSmXaiOYR_kn_hFvSvLx2kpsQZ3uOntfgCLcB/s72-c/Tata%2BCara%2Bdan%2BKetentuan%2BMelakukan%2BTayammum.jpg
Pelangi Blog
http://www.pelangiblog.com/2015/12/tata-cara-dan-ketentuan-melakukan.html
http://www.pelangiblog.com/
http://www.pelangiblog.com/
http://www.pelangiblog.com/2015/12/tata-cara-dan-ketentuan-melakukan.html
true
6152984874501812302
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy