Malaikat Juga Sholat Jum'at - Siapa Imam, Khotib, Muadzin, dan Makmumnya ?


PelangiBlog.Com – Hari Jum’at merupakan hari yang dikhususkan oleh Allah SWT untuk kita, ummat Rosulullah SAW. Hari di mana Allah dan malaikat-Nya memuliakan hari itu dengan faidah dan rahasia besar di dalamnya, dan sangatlah beruntung bagi orang yang mau memuliakan hari Jum’at dan memperbanyak melakukan amal kebaikan.

Nah, pernahkah Anda mendengar bahwa malaikat juga turut melaksanakan sholat Jum’at ?. Itu benar, bahkan semua pahalanya diberikan kepada umat Rosulullah SAW. Yuk, kita simak lebih lanjut.

Diceritakan bahwa ketika Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqoroh ayat 30 :

واذ قال ربك للملئكة اني جاعل في الارض خليفة
"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi."

قالوا أتجعل فيها من يفسد فيها ويسفك الدماء ونحن نسبح بحمدك ونقدس لك
"Mereka (para malaikat) berkata (bertanya): "Mengapa Engkau hendak menjadikan di bumi orang yang akan membuat kerusakan di dalamnya dan menumpahkan darah. Padahal Kami (para malaikat) senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan-Mu ?"

قال اني اعلم ما لا تعلمون
"Allah berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui""

Mendengar firman itu, para malaikat bertambah takut dan taqwa, mereka lekas mengelilingi Arsy sebanyak 7 kali sebagai wujud permohonan ampun kepada Allah. Kemudian Allah mengampuni mereka dan memerintahkan mereka untuk membangun sebuah rumah di atas bumi, yang mana ketika keturunan  Adam melakukan dosa kemudian mereka mau mengelilingi rumah tersebut sebanyak 7 kali, Allah akan mengampuni mereka sebagaimana Allah mengampuni para malaikat.

Para malaikat segera turun ke bumi dan membangun sebuah rumah yaitu Baitullah atau Ka’bah. Sepanjang waktu melangkah dan berjalan, lantas Allah mengangkat Ka’bah ke langit ke empat ketika terjadi badai dan angin topan (ketika banjir bandang Nabi Nuh as.). Disana, Allah SWT menciptakan sebuah menara di sekitar Ka’bah, menara itu disebut “Baitul Ma’mur” dengan tinggi menara bagaikan 500 tahun berjalan kaki.

Ketika hari jum’at tiba, Malaikat Jibril naik ke atas menara lalu adzan. Disusul Malaikat Isrofil naik ke atas mimbar dan melakukan khotbah, sedangkan Malaikat Mikail mengimami sholat para malaikat.

Seusai melakukan sholat Jum’at berjama’ah, Malaikat Jibril berkata “Pahala yang telah aku dapat atas adzanku, aku berikan kepada semua mu’adzin (orang yang adzan) sholat kum’at di bumi”.

Disusul Malaikat Isrofil pun berkata “Pahala yang telah aku dapat atas khutbahku, aku berikan kepada semua Khotib (orang yang khutbah) di bumi”.

Kemudian Malaikat Mikail juga berkata “Pahala yang telah aku dapat atas imamku, aku berikan kepada semua imam sholat jum’at di bumi”.

Sedangkan semua Malaikat yang menjadi makmum sholat juga berkata “Pahala yang telah aku dapat atas makmumku, aku berikan kepada semua orang yang melakukan sholat jum’at di belakang imam”.

Allah berfirman “Wahai malaikatku, kalian semua memberi kemuliaan kepada para hamba-Ku, sedangkan aku adalah Dzat yang maha mulia. Wahai malaikatku, Aku bersaksi kepada kalian semua bahwa sesungguhnya aku mengampuni mereka (hamba-hamba Allah)”.

Hal ini merupakan suatu kekhususan serta keistimewaan yang hanya diberikan Allah kepada hamba-Nya yakni umat Rosulullah SAW, bukan umat-umat sebelumnya dan bukan pula umat selain umat islam. Jadi, bersyukurlah kita sebagai umat Rosulullah SAW atas kemuliaan ini dengan memperbanyak melakukan ibadah dan amal kebaikan sebagai bentuk hormat pada hari Jum’at. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rohmat-Nya kepada kita semua, Amiin Ya Arhamar Rohimin.

Sumber : Kitab Mawaidzul Ush’furiyyah, hadist ke delapan.
Penulis : Syekh Muhammad bin Abu Bakar.