Adab dan Tata Krama Ketika Berada di Dalam Masjid

Adab dan Tata Krama Ketika Berada di Dalam Masjid

PelangiBlog.Com – Secara bahasa, masjid berasal dari bahasa arab “sajada” yang artinya sujud, jadi masjid adalah tempat untuk bersujud. Tetapi, dalam artian menurut istilah, masjid adalah tempat untuk melaksanakan segala macam hal yang berkaitan dengan agama islam, ibadah, dan kepentingan ukhrowi, seperti sholat, mengaji, dan lain sebagainya. Demikian pula, Anda mungkin juga sering mendengar kalimat masjid adalah baitullah atau rumah Allah, ya begitulah kebenarannya.

Untuk itulah, ada beberapa adab dan tata krama ketika kita memasuki, sedang berada di dalam, serta keluar dari masjid, yang mana adab dan tata krama ini sering kali kita abaikan :

Adab dan Tata Krama Ketika Masuk, Berada Di Dalam, dan Keluar Dari Masjid Masjid
1. Menetapkan Niat Sebelum Memasuki Masjid
Ini penting sebelum kita berencana untuk pergi ke masjid, yaitu menata niat kita untuk beribadah di sana dan tidak melakukan hal-hal sia-sia. Selain itu, apa yang sudah kita niati pun perlu dijaga dan dilaksanakan sampai keluar dari masjid.

2. Suci Pakaian Serta Badan Dari Hadast dan Najis
Adab selanjutnya adalah menjaga kesucian badan serta pakaian dari hadast kecil dan hadast besar, juga menjaganya dari najis. Ini juga penting karena masjid adalah tempat yang suci dan mulia.

3. Mendahulukan Kaki Kanan Ketika Memasuki Masjid
Karena masjid adalah tempat yang mulia, maka perlu juga melangkahkan kaki yang kanan sebagai bentuk adab dan penghormatan kepada masjid, karena Rosulullah SAW bersabda :

مِنَ السُّنَّةِ إِذَا دَخَلْتَ الْمَسْجِدَ اَنْ تُبْدَأَ بِرِجْلِكَ الْيُمْنٰى، وَإِذَا خَرَجْتَ اَنْ تُبْدَأَ بِرِجْلِكَ الْيُسْرٰى
Artinya :
“Salah satu dari sunnah, ketika kamu memasuki masjid, dahulukan kakimu yang kanan, dan ketika kamu keluar masjid, dahulukan kakimu yang kiri”

4. Menjaga Tindakan dan Ucapan Dari Masuk Sampai Keluar Masjid
Tentu merupakan sebuah dosa jika kita berbicara dan melakukan hal-hal yang kotor ketika berada di masjid. Untuk itulah, kita perlu berbicara sopan dan bersikap tenang ketika masuk sampai keluar masjid.

5. Membaca Doa Masuk Masjid
Adapun doa ketika masuk masjid, bisa dilihat pada link berikut ini : Doa Masuk dan Keluar Masjid.

6. Melaksanakan Sholat Sunnah Tahiyatul Masjid
Sholat tahiyatul masjid adalah sholat sunnah sebagai penghormatan kepada masjid yang mulia bagi setiap kaum muslim yang baru saja memasuki masjid. Sholat sunnah ini alangkah lebih baik jika bisa dilaksanakan tidak hanya pada haru jum’at saja, tetapi setiap kali memasuki masjid.

7. Niat Beri’tikaf
I’tikaf adalah berdiam diri di dalam masjid dengan niat beri’tikaf. Artinya, diam saja di dalam masjid sudah merupakan ibadah, apalagi jika melakukan ibadah lain seperti sholat dan mengaji, maka pahalanya pun akan berlipat. Kecuali, jika kita sudah niat beri’tikap tetapi kita melakukan hal-hal yang buruk di dalam masjid seperti ngerumpi dan membicarakan urusan dunia, maka i’tikaf kita akan batal.

Baca : Doa I'tikaf Di Dalam Masjid Serta Terjemah.

8. Memperbanyak Amal-amal Ibadah Lainnya
Selain I’tikaf, hendaklah di dalam masjid melakukan amal-amal ibadah lain seperti sholat, mengaji Al-Qur’an dan berdzikir.

9. Tidak Membicarakan atau Memikirkan Urusan Dunia
Majis merupakan tempat yang suci mulia dan juga rumah Allah, maka tidak sepatutnya kita membicarakan hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan urusan agama islam dan urusan ukhrowi, bahkan melamun atau memikirkan urusan dunia di dalam masjid saja merupakan sebuah keburukan.

10. Membaca Doa Keluar Masjid
Adapun doa ketika keluar masjid, bisa dilihat pada link berikut ini : Doa Masuk dan Keluar Masjid.

11. Mendahulukan Kaki Kiri Ketika Keluar Masjid
Seperti halnya hadist di atas, maka ketika keluar dari masjid hendaklah mendahulukan kaki kiri dan mengakhirkan kaki kanan karena kita keluar dari tempat yang mulia.

12. Bersyukur Atas Ibadah Yang Sudah Dilakukan
Hendaklah setelah keluar dari masjid, hati dihiasi dengan kegembiraan dan rasa syukur kepada Allah SWT atas rohmat-Nya sehingga kita bisa melakukan ibadah, bukan malah sebalinya.