Hikmah Besar Dibalik Penyakit Yang Kita Derita

Hikmah Dibalik Sebuah Penyakit

PelangiBlog.Com – Sakit adalah salah satu bentuk ujian yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya, apakah dengan cobaan berupa penderitaan tersebut dia mampu bersabar dan senantiasa mengingat-Nya atau sebaliknya. Penyakit yang kita derita juga merupakan salah satu wujud perhatian dan kasih sayang Allah.

Sayangnya, kebanyakan dari kita merespon buruk atas penyakit sebagai penderitaan yang didasari dengan tidakadanya keikhlasan dalam menerima apapun yang telah Allah SWT takdirkan kepada kita. Padahal, tanpa kita ketahui ada hikmah begitu besar ketika Allah SWT menguji kita dengan sebuah penyakit. Rosulullah SAW bersabda dalam salah satu hadist beliau :

اِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ الْمُؤْمِنُ اَمَرَ اللّٰهُ تَعَالٰى الْمَلَائِكَةَ اَنِ اكْتُبُوْا لِعَبْدِيْ اَحْسَنَ مَا كَانَ يَعْمَلُ فِى الصِّحَّةِ وَالرَّخَاءِ
Artinya :
“Ketika seorang hamba mukmin sedang sakit, Allah yang Maha Luhur memerintah kepada para malaikat untuk menulis amal-amal baik yang dilakukan di waktu sehat dan bugarnya (sebagai balasan ujian) untuk hamba-Nya”.

Untuk melengkapi penjelasan hadist di atas, dawuh dari beberapa ulama’ salaf berikut ini semoga memberikan cahaya dan kesadaran kepada kita semua bahwa penyakit yang kita derita merupakan cara Allah SWT untuk menghapus dosa-dosa kita, kita hanya perlu untuk tabah, sabar, dan menerimanya dengan hati penuh keikhlasan.

Dalam salah satu maqolah ulama’ salaf, ketika seorang hamba yang mukmin akan diuji Allah SWT dalam sakitnya, Allah SWT memerintahkan empat malaikat sebelum hamba mukmin tersebut menderita dalam sakit :

Malaikat Pertama, Allah SWT memerintahnya untuk mengambil kekuatan hamba tersebut. Dan ketika hamba tersebut sedang sakit, dia tidak mempunyai daya dan kekuatan, daya tahan tubuhnya semakin menurun, dia hanya mampu membujurkan badan di atas ranjang, bahkan terkadang untuk berjalan pun harus meminta pertolongan orang lain.

Malaikat Kedua, Allah SWT memerintakannya untuk mengambil nafsu makan dalam dirinya, sehingga ketika hamba tersebut sedang sakit, dia tidak memiliki selera untuk menelan makanan seperti biasanya.

Malaikat Ketiga, Allah SWT memerintahkannya untuk mengambil nur di wajahnya, sehingga ketika hamba tersebut sedang sakit, wajahnya terlihat pucat dan tak berseri seperti di waktu sehatnya.

Malaikat Keempat, Allah SWT memerintahkannya untuk mengambil dosa-dosanya, sehingga dia bersih dari dosa-dosa yang dia lakukan semasa sehatnya (dosa yang berhubungan dengan Allah SWT).

Ketika Allah SWT menghendaki hamba mukmin tersebut sembuh dari penyakit yang dideritanya, Allah SWT memerintah kepada malaikan pertama, kedua, dan ketiga untuk mengembalikan apa yang telah mereka ambil dari hamba tersebut. Tetapi, Allah tidak memerintahkan kepada malaikat keempat untuk mengembalikan atas apa yang dia ambil dari hamba tersebut.

Malaikat keempat kemudian bersujud dan bertanya “Wahai Tuhanku, kami adalah keempat malaikat yang menjalankan perintah-Mu, kemudian Engkau memerintah mereka untuk mengembalikan apa yang mereka ambil dari hamba-Mu, sedangkan Engkau tidak memerintahku untuk mengembalikan apa yang sudah aku ambil ?”.

Allah SWT pun menjawab “Tidak pantas bagi kemulian-Ku untuk memerintahkanmu mengembailkan dosa-dosa hamba-Ku setelah Aku persulit dia dalam sakitnya !”.

Malaikat keempat pun bertanya kembali kepada Allah SWT “Wahai Tuhanku, apa yang harus aku perbuat dengan dosa-dosa itu ?”. Kemudian, Allah SWT memerintahkan kepada malaikat keempat untuk membuang dosa-dosa hamba tersebut ke lautan.

Sumber : Kitab Mawaidhul Ushfuriyyah, hadist ketujuh belas,
Penulis : Syekh Muhammad bin Abu Bakar.

Kesimpulan :
Selain itu, jika kita bisa merenung sejenak atas penderitaan kita ketika kita sakit, kita akan sadar bahwa begitu besar hikmah yang tersembunyi :

1. Ujian Allah SWT Bagi Hamba-Nya
Percayalah, bahwa sakit yang kita derita bukanlah sebuah penderitaan tanpa hikmah apapun, justru Allah SWT menguji seberapa sabar dan ikhlas kita dalam menghadapi cobaannya.

2. Ampunan Atas Dosa
Allah SWT sangat meridhoi bagi siapapun hamba-Nya yang mau bersabar dan ikhlas dalam menghadapi ujian di dunia. Allah SWT berjanji bahwa Dia akan mengampuni dosa-dosanya.

3. Renungan Betapa Berharganya Kesehatan
Jika kita mampu merenungkan kembali, maka sebuah penyakit yang kita derita akan mengingatkan bahwa betapa besarnya nikmat yang Allah berikan kepada kita dalam bentuk kesehatan. Nikmat kesehatan jauh lebih berharga dari pada harta dan kekayaan.

4. Bersyukur Atas Nikmat Yang Diberikan Allah SWT
Sebagai timbal balik, tentunya kita akan tahu arti dari syukur atas nikmat yang selalu Allah berikan kepada kita, lebih khususnya pada kesehatan kita.

5. Perasaan Penuh Kasih Atas Penderitaan Orang Lain
Begitu juga halnya ketika kita melihat orang lain sedang sakit, hasil renungan kita akan mampu membawa perasaan mengasihi atas penderitaan orang lain, sehingga mewujudkan kita untuk turut membantunya.