Nama-Nama Lain Surat At-Taubah


Surat At-Taubah merupakan salah satu surat dalam Al-Qur'an yang tergolong sebagai surat Madaniyyah, yakni surat yang diturunkan di Kota Madinah, yang terdiri dari 129 ayat. Surat ini turun setelah sekitar 2 bulan setengah dari kembalinya Rosulullah SAW dari Perang Tabuk.

Surat pertama yang diturunkan di Kota Madinah adalah Surat Al-Anfal, sedangkan surat terakhir yang diturunkan di Kota Madinah adalah Surat At-Taubah. Dikatakan pula dalam beberapa riwayat bahwa surat-surat Al-Qur'an yang memiliki banyak nama adalah Surat Al-Fatihah dan Surat At-Taubah. Nah, adapun nama-nama lain Surat At-Taubah sebagaimana berikut ini :

1. Surat Bara'ah (سُوْرَة بَرَاءُة)
Bara'ah berarti bebas, lepas tangan, dan tidak bertanggung jawab. Nama ini diambil sebagaimana ayat pembuka, yang menunjukkan bahwa Allah SWT dan Rosulullah SAW beserta seluruh kaum muslimin pada waktu itu tidak bertanggung jawab atas perbuatan kaum musyrikin setelah mereka mengingkari perjanjian damai dan bersekongkol dengan para musuh umat islam.

2. Surat At-Taubah (سُوْرَةُ التَّوْبَةِ)
Selain Surat Bara'ah, nama yang paling dikenal untuk menyebut surat ini adalah Surat At-Taubah, bahkan di Indonesia sendiri surat ini lebih dikenal dengan nama Surat At-Taubah. Sebagaimana namanya yang berarti taubah, surat ini dinamakan dengan Surat At-Taubah karena banyaknya pengulangan yang menjelaskan tentang taubat di dalam surat ini, misalnya pada ayat 3, 5, 27, 74, 102, 104, 112, dan 117.

3. Surat Al-Fadlihah (سُوْرَةُ الْفَاضِحَةِ)
Fadhihah berarti membuka dan menjelaskan kesalahan-kesalahan. Surat ini juga dinamakan Surat Al-Fadlihah karena di dalamnya Allah SWT banyak menyinggung tentang keadaan-keadaan dan mengungkap aib orang-orang munafiq yang mereka sembunyikan.

4. Surat Al-Adzab (سُوْرَةُ الْعَذَابِ)
Adzab berarti siksaan. Surat ini juga dinakan surat Al-Adzab karena di dalamnya banyak menjelaskan tentang siksaan.

5. Surat Al-Muqasy'qasyah (سُوْرَةُ الْمُقَشْقَشَةِ)
Muqasy'qasyah artinya adalah tersembuhkan atau terbebaskan. Surat ini juga dinamakan Surat Al-Muqasy'qasyah karena di dalamnya menjelaskan sifat-sifat orang-orang munafiq, dan barang siapa yang bersih hatinya dari sifat-sifat itu maka mereka terbebaskan dari sifat nifaq dan tergolong orang-orang yang mukmin.

6. Surat Al-Munaqqarah (سُوْرَةُ الْمُنَقَّرَةِ)
Berasal dari kata naqqarah yang berarti mengungkakan cela. Surat ini juga dinamakan Surat Al-Munaqqarah karena di dalamnya berisi ungkapan mengenai apa yang ada di dalam hati orang-orang musyrik dan orang-orang munafiq.

7. Surat Al-Bukhuts (سُوْرَةُ الْبُحُوْثِ)
Merupakan shighat mubalaghah dari kata al-bakh'tsu yang artinya membahas. Surat ini juga dinamakan Surat Al-Bukhuts karena di dalamnya banyak membahas tentang hati orang-orang munafiq.

8. Surat Al-Khafirah (سُوْرَةُ الْحَافِرَةِ)
Berasal dari kata khafarah berarti menggali lubang. Surat ini juga dinamakan Surat Al-Khafirah karena di dalamnya banyak menggali tentang apa yang ada di dalam hati orang-orang munafiq.

9. Surat Al-Mutsirah  (سُوْرَةُ الْمُثِيْرَةِ)
Berasal dari kata a'tsarah yang berarti mengobarkan, menyelidiki, dan membahas. Surat ini dinamakan Surat Al-Mutsirah karena di dalamnya membongkar tentang aib di dalam hati orang-orang munafiq.

10. Surat Al-Muba'tsarah (سُوْرَةُ الْمُبَعْثَرَةِ)
Berasal dari kata ba'tsarah yang artinya menghambur-hamburkan. Maksudnya adalah membuka dan menampakkan rahasia-rahasia hati orang-orang munafiq.

11. Surat Al-Mudamdamah (سُوْرَةُ الْمُدَمْدَمَةِ)
Berasal dari kata damdama yang berarti membinasakan dan menghancurkan. Surat ini dinamakan Surat Al-Mudamdamah karena di dalamnya berisi tentang peperangan dan adzab.

12. Surat Al-Mukhziyyah (سُوْرَةُ الْمُخْزِيَّةِ)
Berasal dari kata khoziya yang berarti menghina dan mempermalukan. Surat ini dinamakan Surat Al-Mukhziyyah karena di dalamnya berisi tentang bagaimana Allah SWT merendahkan dan mempermalukan orang-orang munafiq.

13. Surat Al-Munakkalah (سُوْرَةُ الْمُنَكَّلَةِ)
Berasal dari kata nakkala yang berarti menimpahkan musibah. Surat ini dinamakan Surat Al-Munakkalah karena di dalamnya berisi tentang siksaan orang-orang munafiq.

14. Surat Al-Musyarradah (سُوْرَةُ الْمُشَرَّدَةِ)
Berasal dari kata syarrada yang berarti mengusir. Surat ini dinamakan Surat Al-Musyarradah karena di dalamnya berisi tentang seruan untuk mengusir dan memisahi perkumpulan orang-orang munafiq.

Sumber : Wikipedia (Arab) Tentang Surat At-Taubah.

Baca juga : Mengapa Surat At-Taubah Tak Dianjurkan Membaca Basmallah ?.
Tanggapan :