Bacaan dan Doa Bilal Sholat Jum'at Lengkap Terjemah

Bacaan dan Doa Bilal Sholat Jum'at Lengkap Terjemah

Bilal dalam sholat jum’at merupakan salah satu budaya yang kerap kali dilakukan oleh masyarakat Nahdliyyin (masyarakat Nahdlatul Ulama’) ketika melaksanakan sholat jum’at secara berjama’ah.

Hukumnya melaksanakan peringatan bilal ini adalah sunnah menurut warga Nahdliyyin. Adapun alasan mengapa bilal ini adalah sunnah mungkin akan dijelaskan pada paragraf berikut ini.

Sebenarnya, selain sudah menjadi budaya di dalam sholat Jum'at di masyarakat, bilal sholat jum’at bertujuan untuk memberikan peringatan kepada para jama’ah jum’at untuk tetap tenang dan memperhatikan nasehat khotib selama khutbah berlangsung karena nilai dan pahala sholat jum’at akan sia-sia jika seseorang berbicara selama khutbah berlangsung.

Selain bacaan bilal bernilai peringatan dan seruan, juga bertujuan untuk mendoakan kaum muslimin dan mukminin semuanya, baik yang sudah mendahului maupun yang masih hidup.


Tata Cara Bilal Sholat Jum'at

Nah, adapun tugas-tugas seorang bilal sholat jum’at yang biasa dibaca di kalangan warga Nahdliyyin, maka ada tata caranya sebagaimana berikut :

1. Memberi Peringatan Untuk Tidak Melakukan Hal Sia-Sia Saat Khatib Sedang Berkhutbah 

Bagi masyarakat Nahdliyyin, tugas bilal sholat jum'at yang pertama dimulai seusai melakukan sholat qobliyah jum'at. Baca dasar sholat sunnah qobliyyah jum'at : Dasar Hukum Melaksanakan Sholat Sunnah Qobliyyah Jum'at

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللّٰهُ، رُوِيَ عَنْ اَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ، اَنَّهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ اَنْصِتْ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ، وَمَنْ لَغَا فَلَا جُمْعَةَ لَهُ، اَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَاَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللّٰهُ ... اَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَاَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللّٰهُ ... اَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَاَطِيْعُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ

"Wahai golongan kaum muslim dan kaum mukmin, semoga Allah senantiasa memberikan rahmat kepada kamu sekalian. Diriwayatkan dari Sahabat Abu Huraiarah ra., bahwasanya beliau berkata, Rosulullah SAW bersabda : ketika kamu berkata "anshit" (dengarkan dan perhatikan) kepada temanmu pada hari jum’at (sholat jum’at), sedangkan khotib sedang berkhutbah, maka kamu telah melakukan hal yang sia-sia. Barang siapa yang melakukan hal sia-sia, maka tidak ada jum’at baginya, maka perhatikan, dengarkan, dan ta’atilah, semoga Allah memberikan rohmat kepada kamu sekalian ... maka perhatikan, dengarkan, dan ta’atilah, semoga Allah memberikan rohmat kepada kamu sekalian ... maka perhatikan, dengarkan, dan ta’atilah, agar kalian memperoleh rahmat".

Kata "anshit" di sini adalah kata seruan untuk memperingati seseorang untuk mendengarkan dan memperhatikan khotib saat berkhutbah, misalnya "stttt", "hei", "diam", "jangan berisik", dan lain sebagianya. Kata-kata demikian itu merupakan memang bertujuan baik, tetapi dianggap sebagi sesuatu yang "lahwun" (perbuatan sia-sia) saat diucapkan ketika khotib sedang berkhutbah, terlebih lagi melakukan hal-hal yang sia-sia dan tidak berfaidah, misalnya melamun dan bermain-main.

2. Mendokan Segenap Kaum Muslimin

Secara umum, setelah bilal mengumandangkan peringatan sebagaimana poin pertama di atas, khotib akan mulai beranjak untuk naik ke atas mimbar. Lalu, bilal akan menjabat tangan khotib dan memberikan tongkat yang ia pegang kepada khotib. Setelah khotib naik ke mimbar dan duduk pada kursi mimbar, maka bilal mulai membaca doa untuk segenap kaum muslimin sebagaimana berikut ini :

اَللّٰهُمَّ قَوِّ الْإِسْلاَمِ، مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَيَسِّرْهُمْ عَلٰى مُعَانِدِ الدِّيْنِ، رَبِّ اخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ، فَيَا خَيْرَ النَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

"Ya Allah, kuatkanlah agama islam di antara kaum muslim pria dan kaum muslim wanita, kaum mukmin pria dan kaum mukmin wanita. Mudahkanlah mereka untuk mengokohkan agama. Wahai Tuhanku, akhirilah (hidup) kami dengan kebaikan dari-Mu, wahai Tuhan sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan yang Maha penyayang dari semua yang penyayang".

3. Mengumandangkan Adzan Kedua

Setelah doa di atas, khotib akan mengucapkan salam kepada semua jamaah jum'at, lalu bilal mulai mengumandangkan adzan kedua seperti adzan-adzan pada umumnya.

4. Membaca Shalawat Di Cela-Cela 2 Khutbah

Baru setelah itu, khotib mulai melakukan khutbah pertama sampai selesai, kemudian duduk untuk bersiap-siap melakukan khutbah kedua. Di cela-cela waktu antara 2 khutbah (pada saat khotib sedang duduk), bilal sholat jum'at dianjurkan membaca shalawat nabi. Berikut kalimat sholat secara umumnya :

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ، بِجَلَالِكَ وَكَمَالِكَ عَلٰى اَشْرَفِ عِبَادِكَ، سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مَحَمَّدٍ وَعَنْ كُلِّ صَحَابَةِ رَسُوْلِ اللّٰهِ اَجْمَعِيْنَ

"Ya Allah, berikanlah rahmat taidhim dan kesejahteraan dengan berkah keagungan dan kesempurnaan-Mu kepada hamba-Mu yang paling mulia, yaitu baginda dan tuan kami, Nabi Muhammad, dan juga kepada semua sahabat Rasulullah".

5. Mengumandangkan Iqomah Untuk Memulai Sholat Jum'at

Setelah itu, khotib mulai melakukan khutbah kedua sampai selesai. Barulah, bilal mengumandangkan iqomah sebagai ajakan kepada jamaah jumat untuk memulai sholat jum'at.

Download file ini : Bacaan dan Doa Bilal Sholat Jum'at (PDF)

Baca juga : Kumpulan Bacaan dan Doa Sehari-hari Serta Terjemah Lengkap.