Hukum Bacaan Mad Tamkin dan Contoh Lengkap

Pada kesempatan ini, kita akan mempelajari tentang hukum bacaan mad tamkin, dan insya’allah akan kita bahas juga tentang hukum bacaan mad-mad far’i lainnya dalam kesempatan-kesempatan postingan yang akan datang.

Mad tamkin ini tergolong bacaan yang cukup langka dan jarang ditemukan di dalam Al-Qur’an, tidak seperti hukum-hukum bacaan tajwid lainnya. Baiklah, untuk menyingkat waktu, mari kita membahas tentang hukum bacaan mad tamkin lebih lanjut.


Pengertian Hukum Bacaan Mad Tamkin (مَدْ تَمْكِيْن) 

Sebelum kita mengenal lebih lanjut mengenai hukum bacaan Mad Tamkin, maka hendaklah untuk mengetahui pengertian Mad Tamkin itu sendiri. Di sini, saya membagi pengertiannya menjadi 2 macam, yaitu dari segi bahasa dan dari segi istilah.

Pengertian Mad Tamkin Menurut Bahasa

Mad berarti panjang, sedangkan tamkin berarti menempatkan.

Pengertian Mad Tamkin Menurut Istilah

Dalam Kitab Hidayatul Mustafid, dijelaskan bahwa pengertian Mad Tamkin adalah sebagaimana berikut ini :

كُلُّ يَائَيْنِ أَحَدُهُمَا سَاكِنٌ مَكْسُوْرٌ مَا قَبْلَهَا مُشَدَّدًا

"Setiap ada 2 huruf ya', salah satunya mati (disukun) dan dikasrah huruf ya sebelumnya dalam keadaan ditasydid".

Dari pengertian di atas, maka untuk lebih mudahnya kita bisa menyimpulkan bahwa Mad Tamkin adalah apabila ada 2 ya’ dalam satu kalimat di mana ya’ pertama berharakat tasdid dan kasrah, sedangkan ya’ kedua berharakat sukun (ya’ mati).


Contoh Hukum Bacaan Mad Tamkin

ContohSebabCara Membaca

وَالنَّبِيِّيْنَ

ada 2 ya’ dalam satu kalimat, ya’ pertama berharakat tasdid dan kasroh dan ya’ kedua berharakat sukunwannabiyyiina

حُيِّيْتُمْ

ada 2 ya’ dalam satu kalimat, ya’ pertama berharakat tasdid dan kasroh dan ya’ kedua berharakat sukunkhuyyiitum


Contoh Hukum Bacaan Mad Tamkin Dalam Al-Qur'an

Sebenarnya, 2 contoh di atas sudah mewakili contoh hukum bacaan mad tamkin, namun untuk lebih jelasnya maka bisa dilihat sendiri dalam ayat-ayat Al-Qur'an sebagaimana berikut ini :

Surat Al-Baqarah : 177

لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَآئِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّيْنَ وَآتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهِ ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتَامٰى وَالْمَسَاكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَالسَّائِلِيْنَ وَفِى الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوْا

Surat An-Nisa : 86

وَإِذَا حُيِّيْتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوْا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوْهَا


Cara Membaca Hukum Bacaan Mad Tamkin

Yang jelas, setiap hukum bacaan mad pasti dibaca panjang, sedangkan hukum bacaan Mad Tamkin sendiri dibaca panjang 1 alif atau 2 harakat.


Mengapa Dinamakan Mad Tamkin ?

Dalam Kitab Hidayatul Mustafid dijelaskan bahwa mad ini dinamakan "tamkin" (menempatkan) karena harakat tasydid yang menempati huruf mad, tepatya pada huruf ya' yang pertama.

Baca : Kumpulan Hukum Bacaan Dalam Ilmu Tajwid.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url