Kisah Kematian Iblis Yang Mengenaskan di Hari Kiamat

Kisah Kematian Iblis Yang Mengenaskan di Hari Kiamat

Iblis, yang dulunya dikenal dengan sebutan "Azazel" adalah makhluk Allah SWT yang durhaka karena tidak mau taat terhadap perintah-Nya untuk bersujud kepada Nabi Adam as. Kesombongannya tak kunjung membuatnya merasa menyesal dan memohon ampun atas kesalahannya, sehingga ia pun diusir dari surga dan dilaknat sepanjang hidupnya.

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِيْنٍ، قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُوْنُ لَكَ أَنْ تَتَكَبَّرَ فِيْهَا فَاخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِيْنَ
"Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?", Iblis menjawab "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah". Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina". (Al-A'raf : 12-13)

Namun, Iblis memohon kepada Allah SWT untuk dianugerahi umur panjang hingga hari kiamat sehingga ia bisa menggoda dan menyeret keturunan Nabi Adam as bersamanya ke dalam neraka, sebagaimana dalam Firman Allah SWT :

قَالَ أَنْظِرْنِيْ إِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ
"Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan"" (Al-A'raf : 14).

Nah, terkait dengan umur panjang Iblis, maka di sini ada sebuah kisah tentang bagaimana Iblis nantinya akan merasakan kematiaan yang amat mengenaskan dan sangat perih.

Diriwayatkan ketika Malaikat Israfil as meniup sangkakala, maka binasalah semua makhluk yang ada di bumi dan di langit, kecuali beberapa makhluk yang dikehendaki Allah SWT, mereka adalah Iblis yang ada di bumi dan 12 malaikat di langit yaitu Malaikat Jibril, Malaikat Israfil, Malaikat Mikail, Malaikat Izrail, dan 8 Malaikat Hamalatul Arsy (Penyangga Arsy).

Setelah itu, Allah SWT memerintahkan kepada Malaikat Izrail, "Wahai Malaikat Maut, sesungguhnya Aku menciptakan pembantu bagimu dengan sejumlah orang-orang awal dan orang-orang akhir, Aku menjadikan bagimu kekuatan penghuni langit dan bumi, dan sesungguhnya pada hari ini Aku mengenakan pakaian ghadhab (kemarahan) kepadamu, maka turunlah dengan membawa kemarahan dan murka-Ku kepada iblis, semoga laknat Allah kepadanya, lalu rasakan kematian kepadanya, bawalah kepadanya pahitnya kematian orang-orang awal dan orang-orang akhir dari golongan manusia dan jin, dengan dilipatgandakan. Dan hendaklah kamu bersama 70.000 Malaikat Zabaniyah, setiap satu Malaikat Zabaniyah membawa satu rantai dari rantai-rantai Neraka Ladha".

Baca juga : Mengenal Malaikat Zabaniyah dan Tugasnya.

Allah SWT pun menyeru dan memerintahkan kepada malaikat untuk membuka pintu-pintu neraka. Selanjutnya, Malaikat Izrail pun turun ke bumi dengan sebuah rupa yang amat menyeramkan, yang mana jika semua penghuni bumi dan penghuni tujuh langit melihat rupa itu, maka mereka semua mati.

Setelah turun ke bumi, Malaikat Izrail pun menghampiri iblis dan membentaknya sekali bentakan. Malaikat Izrail memiliki suara yang sangat seram, jikalau semua penghuni bumi dan langit mendengarnya, maka mereka akan pingsan. Begitu pula iblis yang pada saat itu pingsan karena bentakan Malaikat Izrail.

Sesaat setelah sadar, Malaikat Izrail berkata, "Wahai makhluk yang buruk, sungguh aku akan merasakan kematian padamu pada hari ini. Berapa banyak umur yang kamu sempati dan berapa banyak golongan yang telah kamu sesatkan !!!".

Mendengar hal itu, iblis pun melarikan diri ke ujung timur dan ujung barat, namun Malaikat Izrail sudah bersiap menunggu. Tak henti-hentinya iblis terus melarikan diri dari satu tempat ke empat lainnya, hal yang sama selalu terjadi, Malaikat Izrail sudah bersiap menunggunya di tempat itu.

Merasa putus asa, iblis pun berdiri di tengah dunia tepat berada di kubur Nabi Adam as dan berkata, "Wahai Adam, karenamu aku dikutuk, dilaknati, dan dibuang".

Lalu iblis bertanya kepada Malaikat Izrail, "Wahai Malaikat Maut, dengan gelas apa kamu akan memberiku minum ? dengan siksaan apa kamu akan mencabut ruhku ?". Malaikat Maut pun menjawab, "Dengan gelas Neraka Ladha dan Neraka Sa'ir".

Sesekali Iblis lari, ia pun berulang kali terjatuh ke tanah, sampai pada tempat di mana ia diturunkan dan dilaknati, sedangkan Malaikat Zabaniyyah terus melemparinya dengan tombak. Malaikat Zabaniyyah pun menangkap dan melukainya dalam keadaan sakarotul maut, Masya'allah.

Wallahu a'lam bis showab,

Sumber : Kitab Daqoiqul Akhbar, Bab 21.
Penulis : Imam Abdur Rochim bin Ahmad Al-Qodli.

Baca juga : Peristiwa Hari Kiamat, Kisah Matinya Sang Pencabut Nyawa.