Pengertian dan Macam-Macam Alqabul Huruf (Sebutan Huruf Hiyaiiyah)

Pengertian dan Macam-Macam Al-Qabul Huruf (Sebutan Huruf Hiyaiiyah)

Setiap huruf hijaiyyah bisa ditinjau dari beberapa segi dan sudut pandang yang berbeda, misalnya dari segi hukum, segi sifat, dan segi makhraj.

Pengertian Alqabul Huruf (Sebutan Huruf Hijaiyyah)
Alqabul Huruf (اَلْقَابُ الْحُرُوْفِ) adalah istilah yang digunakan para ulama' ahli qira'at untuk menyebut kategori suatu huruf yang digolongkan berdasarkan makhrajnya (tempat keluarnya huruf itu).

Macam-Macam Alqabul Huruf (Sebutan Huruf Hijaiyyah)
Adapun macam-macam alqabul huruf atau sebutan huruf-huruf hijaiyyah, maka ada sepuluh macam, yaitu :

1. Jaufiyyah (الْجَوْفِيَّةُ) 
Sebutan untuk huruf yang keluar dari rongga mulut. Sebutan ini disandarkan pada lafadz "جَوْفٌ" yang artinya adalah rongga mulut. Adapun huruf-hurufnya yaitu alif (أ), wawu (و), dan ya' (ي) dalam keadaan berharakat sukun atau mati. Lebih tepatnya adalah fathah bertemu alif, dhommah bertemu ya' mati, dan kasrah bertemu ya' mati, sebagaimana bacaan Mad Thobi'i. Cara mengucapkannya memanjangkan suara huruf tersebut.

2. Hawaiyyah (الْهَوَائِيَّةُ) 
Sebutan lain untuk huruf-huruf yang keluar dari rongga mulut. Artinya, huruf-huruf jaufiyyah dan hawaiyyah adalah sama, yaitu alif (أ), wawu (و), dan ya' (ي) dalam keadaan disukun atau mati.

Seperti halnya namanya berasal dari lafadz "هَوَاءٌ" yang berarti hawa atau udara, maka huruf-hurufnya pun diucapkan dengan menekan udara dan mencegah terputusnya udara yang keluar dari rongga mulut. Sama dengan jaufiyyah, yaitu memanjangkan suara huruf tersebut.

3. Halqiyyah (الْحَلْقِيَّةُ)
Sebutan untuk huruf-huruf yang keluar dari tenggorokan. Sebutan ini disandarkan pada lafadz "حَلْقٌ" yang artinya adalah tenggorokan. Adapun huruf-hurufnya yaitu hamzah (ء), ha' (ه), ain (ع), ghin (غ), kha' (ح), dan kho' (خ).

4. Lahwiyyah (اللَّهْوِيَّةُ)
Sebutan untuk huruf-huruf yang keluarnya berasal dari pangkal lidah yang dekat dengan tenggorokan. Nama ini disandarkan pada lafadz "لَهَاةٌ" yang artinya tekak, yaitu daging lembut yang menggantung pada langit-langit atas bangian belakang. Adapun huruf-hurufnya adalah qof (ق) dan kaf (ك).

5. Syajriyyah (الشَّجْرِيَّةُ)
Sebutan ini untuk huruf-huruf yang keluarnya dari pertengahan lidah. Sebuatn ini disandarkan pada lafadz "شَجَرٌ" yang artinya lubang mulut. Adapun huruf-hurufnya yaitu jim (ج), syin (ش), ya' (ي), dan dlad (ض).

6. Nith'iyyah (النِّطْعِيَّةُ)
Sebutan untuk huruf-huruf yang keluarnya berasal dari ujung lidah yang dirapatkan dengan pangkal gigi seri atas. Sebutan ini disandarkan pada lafadz "نِطْعٌ" yang artinya langit-langit mulut atau langit-langit atas bagian depan. Adapun huruf-hurufnya adalah ta (ت), tha' (ط), dan dal (د).

7. Litsawiyyah (اللِّثَوِيَّةُ)
Sebutan untuk huruf-huruf yang keluarnya berasal dari ujung lidah dengan gigi seri atas. Sebutan ini disandarkan pada lafadz "لِثَةٌ" yang artinya gusi. Adapun huruf-hurufnya adalah dzal (ذ), dha' (ظ), dan tsa' (ث).

8. Asliyyah (الْاَسْلِيَّةُ)
Sebutan untuk huruf-huruf yang keluarnya berasal dari ujung lidah dengan ujung gigi seri bawah. Sebutan ini disandarkan pada lafadz "اَسَلَةٌ" yang artinya ujung lidah. Adapun huruf-hurufnya adalah za' (ز), shad (ص), dan sin' (س).

9. Dzalaqiyyah (الذَّلَقِيَّةُ)
Sebutan untuk huruf-huruf yang keluarnya berasal dari ujung lidah. Sebutan ini disandarkan pada lafadz "ذَلِقٌ" yang artinya fasih dan lancar berbicara. Adapun huruf-hurufnya adalah ra' (ر), lam (ل), dan nun' (ن).

10. Syafawiyyah (الشَّفَوِيَّةُ)
Sebutan untuk huruf-huruf yang keluarnya berasal dari bibir. Sebutan ini disandarkan pada lafadz "شَفَوِيٌّ" yang artinya bibir. Adapun huruf-hurufnya adalah ba' (ب), fa' (ف), mim (م), dan wawu (و).

Baca juga : Kumpulan Hukum Bacaan Dalam Ilmu Tajwid.
Tanggapan :