Makanan, Minuman, dan Pakaian Penghuni Neraka

Makanan, Minuman, dan Pakaian Penghuni Neraka

Neraka merupakan tempat yang telah dipersiapkan oleh Allah SWT kelak di akhirat untuk orang-orang yang durhaka dan bermaksiat kepada-Nya. Seperti halnya namanya dalam bahasa Arab yaitu "nar" yang memiliki arti sama dengan api, maka tentu saja panasnya sungguh luar biasa jauh melebihi panas di dunia.

Baca lebih lanjut : Perbedaan Panas Api Neraka dan Api Dunia.

Yang jelas, neraka adalah tempat penyiksaan yang jauh melebihi apa yang bisa dibayangkan saat ini. Artinya, jika kita membayangkan begitu pedihnya siksa di dalam neraka, maka kenyataan nanti di akhirat adalah jauh lebih pedih daripada apa yang saat ini kita bayangkan.

Baca juga : Beginilah Dahsyatnya Siksa Neraka Jahannam.

Salah satu siksa neraka yang digambarkan di dalam Al-Qur'an misalnya pada Surat An-Naba' sebagaimana berikut ini :

إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا، لِلطَّاغِيْنَ مَآبًا، لَابِثِيْنَ فِيْهَا أَحْقَابًا، لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا، إِلَّا حَمِيْمًا وَغَسَّاقًا، جَزَاءً وِفَاقًا

"Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai. Lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas. Mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya. Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman. Selain air yang mendidih dan nanah. Sebagai pambalasan yang setimpal" (An-Naba' : 21 - 26).


Makanan Para Penghuni Neraka

Adapun makanan para penghuni neraka adalah Pohon Zaqqum, sebagaimana dalam firman-Nya :

إِنَّ شَجَرَةَ الزَّقُّوْمِ، طَعَامُ الْأَثِيْمِ، كَالْمُهْلِ يَغْلِي فِي الْبُطُوْنِ، كَغَلْيِ الْحَمِيْمِ

"Sesungguhnya pohon zaqqum itu. Makanan orang yang banyak berdosa. (Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut. Seperti mendidihnya air yang amat panas" (Ad-Dukhan : 43 - 46).


Apa Itu Pohon Zaqqum ?

Pohon Zaqqum adalah makanan untuk para penghuni neraka, yang barang siapa memakannya maka akan mendidih anggota-anggota badan di dalam perutnya, gigi-giginya, bahkan otaknya, hingga keluar nyala-nyala api yang berkobar di dalam mulut para penghuni neraka. Lalu anggota-anggota badannya mulai berjatuhan dan berceceran di depan telapak kaki mereka. Demikian itulah yang dijelaskan di dalam Kitab Daqaiqul Akhbar, Bab 39, oleh Imam Abdur Rachim bin Ahmad Al-Qadli.


Minuman Para Penghuni Neraka

Minuman para penghuni neraka adalah Hamim dan Shadid. Sebagaimana Allah SWT telah berfirman di dalam Kitab Suci-Nya :

لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا، إِلَّا حَمِيْمًا وَغَسَّاقًا

"Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman. Selain air yang mendidih dan nanah" (An-Naba' : 24 - 25).

Sebagian besar ulama' ahli tafsir mengemukakan bahwa "Ghassaq" adalah nanah yang berbau sangat busuk. Namun, sebagian ulama' ahli tafsir lain berpendapat bahwa "Ghassaq" adalah air yang sangat busuk dan sangat dingin. Sedangkan Ibnu Katsir mengemukakan pendapat di dalam tafsirnya bahwa "Ghassaq" adalah gabungan dari dua pendapat di atas, yaitu air yang sangat busuk dan sangat dingin yang berasal dari keringat dan nanah para penghuni neraka.


Apa itu Hamin dan Shadid ?

Para ulama' di dalam kitab-kitab kuning banyak menggunakan istilah "Shadid" (صَدِيْدٌ) yaitu nanah yang berbau sangat busuk yang menjadi minuman para penghuni neraka kelak di akhirat. Sedangkan Hamim adalah air yang mendidih dan sangat panas yang menjadi minuman para penghuni neraka. Jadi, hamim dan shadid adalah dua minuman para penghuni neraka.

Dalam salah satu riwayat di dalam Kitab Daqoiqul Akhbar Bab 39, dijelaskan bahwa ketika penghuni neraka meminta seteguk air minum untuk melegakan tubuh mereka akibat panasnya api neraka yang membakar daging dan tulang belulang mereka, maka Malaikat Malik pun memberi mereka hamim. 

Ketika mereka menerima hamin dengan kedua tangan mereka, maka lelehlah jari-jari mereka dan saling berjatuhan. Ketika mereka meminum hamim itu, maka rontoklah wajah, pipi, dan mata mereka. Dan ketika hamim itu telah sampai di dalam perut mereka, maka hancur dan terputuslah usus-usus dan hati mereka.


Pakaian Para Penghuni Neraka

Adapun pakaian para penghuni neraka adalah pakaian yang terbuat "Qath'ran" (قَطْرَانٌ). Dalam salah satu firman-Nya :

سَرَابِيْلُهُمْ مِّنْ قَطِرَانٍ وَتَغْشٰى وُجُوْهَهُمُ النَّارُ

"Pakaian mereka adalah dari timah cair dan muka mereka ditutup oleh api neraka" (Ibrahim : 50).


Apa itu Pakaian Qath'ran ?

Pakaian "Qath'ran" adalah pakaian yang terbuat dari timah cair yang sangat panas yang akan dikenakan oleh para penghuni neraka kelak di akhirat sebagai balasan atas amal perbuatannya semasa di dunia. Ketika mereka mengenakannya, maka terkelupaslah dan lelehlah kulit, daging, serta tulang belulangnya.


Wallahu a'lam, semoga kita semua dilindungi oleh Yang Maha Pelindung dari siksa dan neraka-Nya.

Tanggapan :